Preaload Image

STAN UCE 2019, USUNG KONSEP EDU ECO FRIENDLY

UINSA Newsroom, Kamis (07/03/2019); Ijo royo-royo, Pagelaran UINSA Campus Expo (UCE) 2019 memasuki hari kedua. Hari ini, Kamis, 7 Maret 2019 kemeriahan acara masih terasa di kampus yang dikenal sebagai Green Campus tersebut. Konsep Edu Eco Friendly bahkan seolah mendominasi stan-stan pameran UCE 2019.

Sedikitnya ada tiga stan fakultas yang terlihat mengusung tema Edu Eco Friendly. Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) misalnya, yang bahkan telah memasang jargon sebagai Eco Green Faculty. Fadila Yahya, Pemenang Sunslik Hijab Hunt 2018 yang didaulat sebagai Duta FDK pada kesempatan ini menjelaskan, jargon tersebut seiring dengan semangat FDK untuk mensosialisasikan semangat peduli lingkungan di UINSA.

Hal itu, seiring dengan diraihnya Penghargaan Terbaik III Lomba Eco Campus, sebagai Kampus Peduli dan Berbudaya Lingkungan Tingkat Kota Surabaya. Kegiatan ini dise

lenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Tahun 2018. Dimana FDK menjadi perwakilan UINSA dalam ajang tersebut. “Itulah mengapa, di depan Fakultas Dakwah dan Komunikasi sekarang banyak tanaman-tanaman Hidroponik yang sengaja kami tanam. Kami juga memiliki komunitas hidroponik sendiri di tingkat fakultas,” ujar Fadila Yahya.

Komunitas tersebut, lanjut Fadila, tidak berhenti pada penanaman tapi juga merawat tanaman. Sekaligus mengedukasi warga kampus, khususnya di FDK untuk peduli dan bersama menjaga kelestarian serta keasrian lingkungan. “Sejauh ini kita mengedukasinya melalui tulisan-tulisan atau himbuan sederhana yang kami pasang di setiap sudut tanaman, seperti ‘Tolong jaga aku,’ ‘Sayangi Aku,’ dan lain-lain,” lanjutnya.

Selain itu, masih di Stan FDK, fakultas yang berada di ujung timur sisi utara lokasi Kampus UINSA ini juga menjelaskan keunggulan lainnya. Salah

satunya adalah kewirausahaan. Keahlian entrepreneur ini diajarkan sebagai mata kuliah dan atau konsentrasi Prodi. “Kami melatih mahasiswa untuk membuat aneka kerajinan yang juga sesekali waktu kami ajak untuk berpartisipasi pada even-even pameran,” ujar Ani Susilowati, salah satu instruktur kewirausahaan yang juga Alumni FDK UINSA Tahun 1998 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Bergeser dari FDK, terdapat Stan Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Kendati tidak memamerkan aneka tanaman hijau sebagai pemanis stan, FST sengaja menampilkan aneka desain lingkungan dan tata kota hasil kreasi Dosen dan Mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan dan Arsitektur. Salah satunya Progam Bambooland yang sempat memenangi Kompetisi Hibah melalui skema Alumni Grant Scheme (AGS) 2017 yang dikelola Australia Award in Indonesia.

Tak hanya itu, kesempatan UCE 2019 juga digunakan Tim Sistem Informasi untuk kembali mengenalkan salah satu produk unggulan, yakni SUFI, Smart Urban Farming Indonesia. Produk Inovatif Internet of Things (IoT) ini berguna mendeteksi tingkat kelembapan tanah, udara, penyiraman tanaman, hingga pengambilan foto tanaman. Alat ini, secara khusus dirancang untuk mengetahui perkembangan tanaman secara periodik.

Satu lagi fakultas di UINSA yang juga secara khusus menampilkan keunggulan di bidang Edu Eco Friendly adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Andalan programnya adalah Bank Sampah Syariah (BSS). Beberapa produk daur ulang sampah juga nampak dipamerkan dalam booth fakultas dengan bendera ungu tersebut. (Nur-Alf/Humas)

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *